Nagasari, kue tradisional mesti di acara selamatan, kendurian, hajat pengantin, khitanan dan masih tidak sedikit lagi. Terus cerah dulu masa-masa masih kecil sampai jenuh saya sama makanan ini, saking seringnya saya menyaksikan nenek menciptakan pesanan dari tetangga lagipula saat musim hajat pengantin!! Sekarang sesudah hidup jauh di rantau ketika tak terdapat lagi kiriman berkat, kangen pun sama kue basah tradisional ini ;-).
Sebenarnya tak terdapat resep standar untuk buat Nagasari, lumayan pakai insting dan selera. Untuk yang lagi diet silahkan gunakan santan encer. Mau yang tidak terlampau manis ya bermukim kurangi gula. Gampang kan?? he he...
Catatan: Bagi kamu yang bermukim di rantau dan sulit untuk menemukan daun pisang, tidak boleh berkecil hati. Anda dapat menggantinya dengan Aluminium Foil. Cara ini sudah tidak jarang saya coba bila daun pisang tak terdapat di Toko Asia. Meski wewangian daun pisang tak bisa kamu nikmati namun cita rasa masakan di dalamnya tak bakal berbeda, OK??
Tips Penting: Jika pisang raja pun susah didapat, ganti dengan plantain yang terdapat di asian shop. Pisang ini format dan rasanya serupa dengan pisang raja nangka bila di Indonesia, rasanya agak tidak banyak kecut. Jangan menggunakan pisang buah, nanti warnanya bakal berubah kebiru-biruan atau kehitaman sesudah dingin.
Bahan guna 10 Bungkus:
150 gr tepung beras yang baru (pakai sediaan tepung jadi andai tak ada)
30 gr tepung tapioka
500 ml santan sedang (bisa diganti dengan 250 santan kental dibaur dengan 250 ml air)
100 gr gula pasir
1/2 sdt garam
1-2 lbr daun pandan, potong2 atau ikat
2 buah pisang raja (ganti dengan plantain andai tak ada), potong2 menyerong
10 lbr daun pisang ukuran 18cmx20cm
Cara Membuat:
Campur tepung beras, tepung tapioka dan garam ke dalam mangkok yang agak besar besar.
Tambahkan 250 ml santan ke gabungan tepung, tambahkan santan tidak banyak demi tidak banyak dan aduk sampai menjadi adonan yang rata. Sisihkan.
(Jika butuh saring dengan saringan halus andai adonan masih berbutir-butir tidak rata).
Masukkan saldo santan ke dalam panci yang agak besar, tambahkan gula, garam dan daun pandan.
Rebus santan dengan api sedang sampai mendidih, angkat dari api.
Tambahkan larutan tepung ke dalam panci seraya diaduk-aduk sampai rata.
(Adonan bakal kelihatan paling encer serupa konsistensi santan kental, tapi tidak boleh kuatir, adonan bakal mengental begitu dipanaskan)
Hidupkan pulang api dengan suhu kecil, panaskan adonan seraya diaduk terus menerus.
(Tips Penting: Jangan memasak dengan api besar atau meninggalkan adonan barang sejenak sekitar proses pemanasan dan pengadukan, andai terlewat sebentar saja adonan bakal bergumpal2 tidak karuan!!
Di mula proses pemanasan, adonan laksana bergumpal kecil2 dan matang tidak merata, abaikan dan aduk terus lama2 adonan bakal halus dengan sendirinya)
Masak sampai menyusun adonan yang kental dan halus serupa adonan bubur sumsum. Angkat.
Siapkan sepotong daun pisang. Beri 2 sdm adonan di tengah2 daun, ratakan. Letakkan 1 potong irisan pisang. Tutup pulang dengan adonan.
Bungkus format oblong dengan langkah2 cocok dalam gambar. Lakukan hingga adonan habis.
Kukus dalam dandang sekitar 30 menit semenjak uap air mendesis.
Sajikan panas atau dingin cocok selera.
Catatan Tambahan:
Irisan pisang tidak perlu kamu tutup dengan adonan bila hendak mendapatkan Nagasari dengan penampilan cantik laksana dalam gambar.







0 komentar:
Posting Komentar